1. Romantisme Pulau Nami

Menghangatkan hati, barangkali itulah deskripsi paling mendekati ketika menginjakkan kaki di Pulau Nami, seperti sedang menatap senyum sang pujaan hati.

Terletak di area Bendungan Cheongpyeong, Chuncheon-si, Gang Won-do, Pulau Nami memiliki panorama alam yang luar biasa memesona. Asri dan alami. Empat musim di Korea menawarkan sensasi keindahan yang berbeda pada setiap musimnya di Pulau Nami. Warna oranye atau kuning mendominasi pada musim gugur, hijau dengan aksen cokelat pada musim semi, cokelat kekuningan pada musim panas, dan  putihnya warna salju pada musim dingin.

Pulau yang jaraknya sekitar 3,5 KM dari Seoul ini juga terkenal dengan jalan-jalan yang disepanjang kedua sisinya berjejer rapi pohon-pohon menjulang tinggi. Mengayun langkah sambil bergandengan dengan pasangan di jalan-jalan tersebut barangkali sensasinya serupa seperti sedang melangkah menuju pelaminan.
Pulau Nami terdongkrak popularitasnya seiring booming drama seri Winter Sonata. Serial drama mengharu-biru (dan romantis, tentu saja) yang diperankan oleh Bae Yong-Jun dan Choi Ji-Woo ini memang sebagian mengambil setting di pulau Nami. Winter Sonata meraih popularitas luar biasa sampai ke luar Korea Selatan, termasuk ke Indonesia.

Bagi para penggemar Winter Sonata, adegan paling memorable dalam drama tersebut adalah ketika Bae Yong-Jun berboncengan sepeda bersama Choi Ji-Woo menyusuri jalanan yang dinaungi pepohonan sepanjang sungai di pulau Nami. Choi Ji-Woo yang memboncengi Bae Yong-Jun kemudian merentangkan tangan sambil memejamkan mata. Barangkali adegan tersebut sama diingatnya seperti adegan ketika Jake meminta Rose untuk naik ke center kapal kemudian merentangkan tangan dalam film Titanic.

Romantisme Bae Yong-Jun dan Choi Ji-Woo di Pulau Nami membuat pulau mungil berbentuk bulan separuh ini seolah memancarkan aura romantis. Banyak yang menjadikan pulau Nami sebagai lokasi pengambilan gambar pre-wedd atau sekedar mengabadikan momen berdua bersama kekasih. Keindahan pulau Nami dan jatuh cinta memang menjadi kombinasi yang mematikan. Meski tidak haram juga bagi para jomblo buat mengunjungi destinasi wisata yang satu ini.

Keunikan lain dari pulau ‘Winter Sonata’ ini adalah penyebutannya sebagai Naminara Republic. Dengan kata lain Pulau Nami ini diposisikan sebagai negara sendiri. Tentu ini cuma strategi marketing mereka saja. Namun, karena Pulau Nami atau Naminara Republic ini ‘pura-puranya’ sebagai sebuah negara, maka tiket masuk kawasan pun di sebut Visa dan harus melalui bagian immigrasi. Selain itu Naminara Republic juga memiliki kedutaan besar di Insa-dong.

Diluar memorabilia drama Winter Sonata, sekalipun tidak gemar nonton drama Korea, Naminara Republic atau Pulau Nami atau Pulau Winter Sonata tetap menjadi tempat yang layak dikunjungi.



2. Pulau Jeju

Tuhan tengah tersenyum saat menciptakan Pulau Jeju, barangkali itu ungkapan yang tidak berlebihan untuk menggambarkan keindahan pulau yang terletak di sebelah selatan Semenanjung Korea tersebut.

Pulau Jeju merupakan pulau terbesar di Korea Selatan. Karena keindahan alamnya pulau Jeju atau Jeju-Do ini menjadi kawasan wisata unggulan negeri ginseng, seperti halnya Pulau Bali yang menjadi kebanggaan Indonesia.

Pulau Jeju termasuk wilayah beriklim hangat. Sebelum adanya sarana transportasi modern, akses menuju pulau Jeju tebilang sulit dan berbahaya sehingga sulit dijangkau. Pada masa-masa ‘terisolasi’ itu masyarakat pulau Jeju mengembangkan budayanya sendiri yang unik, termasuk dialek yang khas. Produk budaya yang tidak biasa yang menjadi keunikan pulau Jeju antara lain: Bangsatap, Haenyeo, Dolhareubang dan Galot.

Bangsatap menjadi pemandangan khusus di Jeju. Bangsatap merupakan menara bulat yang tebuat dari banyak batu, dibangun dengan tujuan menangkal kejahatan, melindungi desa dan membawa kesejahteraan bagi rakyat.

Haenyeo atau ‘wanita laut’ adalah wanita penyelam di pulau Jeju. Bagi yang sudah pernah nonton serial drama Tamra The Island, pasti sangat familiar dengan sosok para Haenyeo ini. Karena dalam sejarahnya pulau Jeju dulu sempat juga di sebut sebagai pulau Tamra.

Dolhareubang alias ‘patung kakek batu’ bertindak sebagai penjaga yang melindungi pulau dari bencana. Sekilas kelihatan seperti penjaga yang bikin bulu kuduk merinding, tetapi jika dilihat lebih dekat, ditelisik lebih seksama, wujud ‘patung kakek batu’ ini justru tampak lucu.

Terakhir adalah Galot yang merujuk pada pakaian tradisional penduduk pulau Jeju yang konon dicelup dengan jus kesemek. Pakaian tradisional ini berwarna oranye dengan potongan yang sederhana.

Tahun lalu Pulau Jeju (bersama dengan Pulau Komodo) dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia kategori alam oleh yayasan New7Wonders. Setelah sebelumnya juga dinobatkan UNESCO sebagai World Herritage Site. Keindahan pulau Jeju memang tidak terbantahkan. Tak heran jika pulau ini kerap dijadikan lokasi syuting drama Korea diantaranya Boys Before Flower, Princess Hours, Secret Garden, Tamra The Island, Playfull Kiss, Bad Guy, I Miss You dan lainnya.

Tempat-tempat yang menjadi unggulan pariwisata di pulau Jeju antara lain Hallasan National Park yang menjadi landmark paling mengesankan di pulau ini.

Kemudian ada Seongsan Ilchulbong Peak sebuah gunung vulkanik yang menjunjung dari dasar laut dan disebut sebagai puncak matahari terbit.

Teddy Bear Museum yang memamerkan karakter Teddy Bear dari berbagai negara.
Di pulau Jeju juga banyak pantai yang menakjubkan di antaranya Heopjae dan Hamdeok Beach yang berada di sebelah utara pulau, lalu Jungmun dan Pyoseon Beach di sebelah selatan.



3. Kedai Kopi Coffee Prince

The 1st Shop of Coffee Prince adalah drama seri yang populer tahun 2007. Dibintangi oleh Yoo Eun Hye dan Gong Yoo drama komedi romantis ini meraih kesuksesan dan mendapat banyak penggemar. Hingga akhirnya kedai kopi yang awalnya cuma buat keperluan syuting disulap menjadi kedai kopi betulan (malah sudah ada cabangnya) dan dibuka untuk umum, terutama buat para penggemar serial The 1st Shop of Coffee Prince.

Kini kedai Coffee Prince banyak dikunjungi turis lokal maupun mancanegara. Cuma, katanya, harga menu di kedai kopi ini tergolong mahal, dan jangan berharap dilayani oleh para pemeran serial The 1st Shop of Coffee Prince.



4. Daejanggeum Theme Park

Sebagai penggemar drama Saeguk atau drama kolosal Korea, serial Dae Janggeum atau Jewel in The Palace menjadi salah satu drama yang paling saya favoritkan. Serial ini juga meraih kesuksesan luar biasa hingga dibangun sebuah theme park. Konon Dae Janggeum Theme Park adalah theme park pertama yang dibangun untuk sebuah drama seri.

Destinasi wisata ini berlokasi di Mansong-Dong, Yanju, provinsi Gyeonggi. Di tempat ini kita bisa melihat properti-properti yang dipakai untuk syuting serial Jewel in The Palace –lengkap dengan deskripsi adegan syuting apa yang dilakukan. Selain itu kita juga bisa mencicipi makanan ala kerajaan serta berfoto dengan mengenakan atribut kerajaan.



5. Menara Seoul N

Yang terakhir ada Menara Seoul N. Menara Seoul N adalah sebuah pemancar radio yang terletak di Seoul, Korea Selatan. Gedung ini dibangun pada tahun 1969, dan dibuka untuk umum pada tahun 1980, tinggi menara ini mencapai 236.7 m (777 kaki) dari dasar dan berada di ketinggian 479.7 m (1,574 kaki) di atas permukaan laut. Menara ini juga dinamai Menara Namsan atau Menara Seoul saja. Namun setelah pemilik menara bekerja sama dengan CJ Corporation, menara ini dinamai Menara Seoul N (nama resmi Menara Seoul CJ).

Kebanyakan pengunjung menaiki kereta gantung Namsan untuk naik, lalu berjalan kaki sampai ke menara. Di menara ini terdapat toko oleh-oleh dan sebuah restoran di lantai bawah. Pengunjung harus membayar ketika naik ke atas menara. Terdapat empat balkon pengamatan (di balkon pengamatan ke-4, terdapat restoran berputar, dan berputar sekali selama 48 menit), dan juga toko oleh-oleh dan dua restoran di atasnya. Pengunjung dapat melihat hampir seluruh kota Seoul. Di dekatnya juga terdapat menara transmisi.

Menara Seoul juga pernah menjadi lokasi syuting Drama Korea, yaitu Princess Hours, Boys Before Flowers dan City Hunter.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © CORETAN - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -