Archive for 03/25/14

Keistimewaan Boyband EXO!



Sulit untuk dipercaya jika grup yang terdiri dari Suho, Kris, Chen, Luhan, Baekhyun, Sehun, Kai, Xiumin, Lay, Dao, D.O, Chanyeol ini baru debut April 2012. Dalam waktu kurang dari dua tahun, EXO telah mencatat banyak rekor mulai dari soal pemecahan rekor album (album mereka “XOXO” terjual hingga 900 ribu unit dan dikombinasikan dengan debut album mini mereka “MAMA”,  total 1,5 juta unit) dan penghargaan-penghargaan yang mereka terima baik di negara sendiri ataupun internasional, termasuk Best Korea Act di 2013 MTV EMA dan Best Album of the Year MAMA 2013.

Kesuksesan dan fanatisme penggemar EXO menyebar cepat, secepat meteor jatuh. Di awal tahun 2014, EXO tampaknya akan semakin membuat penikmat K-pop ketagihan. Dan, ketagihan ini bukan tanpa sebab.

1.Konsep Berbeda
 
Dari awal, EXO tampil dengan konsep yang agak berbeda. Sebelum debut, pihak label menjelaskan bahwa di dalam EXO ada dua grup sub yang  masing-masing dikonsentrasikan pada pasar berbeda. EXO-K mempromosikan lagu grup dengan bahasa Korea dan hanya di kampung halaman mereka sendiri. Sedangkan EXO-M menyanyikan lagu versi bahasa Mandarin dan mempromosikannya di Cina.

Tidak tanggung-tanggung, ada tiga anggota yang memang warga negara Cina (Luhan, Lay, Tao). Satu anggota lagi, Kris warga negara Kanada, namun sebelum pindah, ia lahir dan menghabiskan masa kecil hingga SMP di Guangzhou. Dengan formasi ini, tentu penjiwaan lagu lebih dapat saat melantunkan lagu-lagu dalam bahasa Mandarin. Mereka juga bisa dengan cepat tampil di berbagai negara berbahasa Mandarin, tanpa harus pusing memikirkan soal bahasa.

Itu sebabnya EXO-M bisa dibilang lebih sering keliling negara tetangga di awal karir, ketimbang EXO-K, yang harus “membangun reputasi” di negaranya sendiri terlebih dahulu.

Walau di awal langkah meluncurkan grup K-pop baru seperti ini dianggap tidak efektif, dan SM akhirnya memutuskan untuk menggabungkan kedua grup, tetapi justru cara inilah yang membuat EXO berbeda dengan grup K-pop lainnya. Cara ini justru membuat publik ingat dan memperhatikan perbedaan tersebut.

2.Kekuatan Jejaring Sosial
 
Berada di naungan label yang memiliki grup-grup besar seperti Super Junior dan Girls Generation, EXO  bisa dengan mudah “ditempelkan” di setiap kesempatan konser besar grup-grup senior mereka. Sebut saja, rangkaian tur keliling dunia SM Town atau Super Show (EXO-M menjadi grup tamu dalam Super Show di Jakarta). Dengan begitu, penggemar di luar negeri bisa cepat menerima EXO sebagai pendatang baru.

Ini bisa dilihat dari respon yang didapat grup lewat media sosial yang menghubungkan penggemar internasional dengan cepat seperti YouTube. Video klip “Growl” menjadi video K-pop ketiga yang paling banyak ditonton di Amerika.

Ketika label memutuskan untuk menggabungkan ke-12 anggota mempromosikan dua single dalam album “XOXO,” virus EXO pun semakin cepat menyebar di media sosial dan mendorong kesuskesan album.  Jadi, jangan heran jika dalam waktu satu setengah tahun, sudah 30 piala penghargaan berhasil diraih EXO.

3.Paket Lengkap
 
Dengan penggabungan EXO-M dan EXO-K, penikmat K-pop semakin mendapat pilihan kesukaan yang lebih banyak lagi. Bagi penikmat K-pop yang suka dengan ketua grup, EXO punya dua pilihan, ketua EXO-M dan EXO-K. Begitu dengan penyanyi utama, rapper dan anggota paling muda.

Kemampuan tiap anggota EXO pun tidak bisa dipungkiri di atas rata-rata kebanyakan anggota grup K-pop pendatang baru.

Sebut saja, Kris yang besar di Guangzhou dan pindah di Kanada, otomatis dia pun fasih berbicara dalam empat bahasa (Inggris, Korea, Mandarin, dan Kanton).  Atau Tao, yang sebelum menang dalam kompetisi bakat yang diadakan SM di kampung halamannya di Qingdao, sempat keluar sebagai juara ketiga di Kompetisi Internasional Wushu dan juara satu di kompetisi pedang Wushu yang diadakan di Qingdao Broadcasting. Keahlian ini sering ia pamerkan di beberapa video klip Exo dan jelas menakjubkan penggemarnya.

Kemampuan di atas rata-rata inilah yang kemudian semakin terbuka di publik ketika program TV mereka “Exo Showtime” mulai ditayangkan. Target rating pun bisa langsung tercapai hanya setelah dua penayangan. Didukung dengan kekuatan penggemar yang sangat aktif di media sosial menyebarkan episode acara dalam subtitle berbagai bahasa di YouTube, jangan deh berharap rasa ketagihan EXO ini bakal mereda dalam waktu dekat.



Cr : yahoo.com

- Copyright © Oh! - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -